1. Pengertian Teknologi Jaringan Nirkabel
Teknologi jaringan nirkabel merupakan transfer informasi antara dua atau lebih titik yang tidak terhubung secara fisik. Jaringan nirkabel ini memiliki kelebihan dan kekurangan dalam penggunaanya.
Kelebihan yang ditawarkan wireless :
a. Mobilitas
- Bisa digunakan kapan saja.
- Kemampuan akses data pada jaringan wireless itu real time, selama masih di area hotspot.
b.Kecepatan Instalasi
- Proses pemasangan cepat.
- Tidak perlu menggunakan kabel.
c. Fleksibilitas Tempat
- Bisa menjangkau tempat yang tidak mungkin dijangkau kabel.
d. Jangkauan luas
e. Biaya pemeliharannya murah (hanya mencakup stasiun bukan seperti pada jaringan kabel yang mencakup keseluruhan kabel).
f. infrastrukturnya berdimensi kecil.
g. mudah dikembangkan. h. mudah & murah untuk direlokasi dan mendukung portabelitas.
Kelemahan teknologi wireless:
a. Transmit data kecil, sedangkan jika menggunakan kabel akan lebih cepat.
b. Alatnya cukup mahal.
c. Mudah terjadi gangguan antara pengguna yang lain ( Interferensi Gelombang )
d. Kapasitas jaringan terbatas.
e. Keamanan data kurang terjamin.
f. Intermittence ( sinyal putus-putus )
g. Mengalami gejala yang disebut multipath yaitu propagasi radio dari pengirim ke penerima melalui banyak jalur yang LOS.
h. Mempunyai latency yang cukup besar dibandingkan dengan media transmisi kabel.
2. Pembagian jaringan wireless berdasarkan jangkauannya
Jaringan wireless berfungsi sebagai mekanisme pembawa antara peralatan atau antar peralatan dan jaringan kabel tradisional (jaringan perusahaan dan Internet). Jaringan wireless banyak jenisnya tapi biasanya digolongkan ke dalam empat jenis berdasarkan jangkauannya yaitu :
a. WPAN (Wireless Personal Area Network)
WPAN, mewakili teknologi personal area network wireless seperti Bluetooth (IEEE 802.15) dan Infrared (IR). Jaringan ini mengizinkan hubungan peralatan personal dalam suatu area berkisar 30 feet (1 feet=12 inch).
1) Bluetooth
Teknologi jaringan nirkabel merupakan transfer informasi antara dua atau lebih titik yang tidak terhubung secara fisik. Jaringan nirkabel ini memiliki kelebihan dan kekurangan dalam penggunaanya.
Kelebihan yang ditawarkan wireless :
a. Mobilitas
- Bisa digunakan kapan saja.
- Kemampuan akses data pada jaringan wireless itu real time, selama masih di area hotspot.
b.Kecepatan Instalasi
- Proses pemasangan cepat.
- Tidak perlu menggunakan kabel.
c. Fleksibilitas Tempat
- Bisa menjangkau tempat yang tidak mungkin dijangkau kabel.
d. Jangkauan luas
e. Biaya pemeliharannya murah (hanya mencakup stasiun bukan seperti pada jaringan kabel yang mencakup keseluruhan kabel).
f. infrastrukturnya berdimensi kecil.
g. mudah dikembangkan. h. mudah & murah untuk direlokasi dan mendukung portabelitas.
Kelemahan teknologi wireless:
a. Transmit data kecil, sedangkan jika menggunakan kabel akan lebih cepat.
b. Alatnya cukup mahal.
c. Mudah terjadi gangguan antara pengguna yang lain ( Interferensi Gelombang )
d. Kapasitas jaringan terbatas.
e. Keamanan data kurang terjamin.
f. Intermittence ( sinyal putus-putus )
g. Mengalami gejala yang disebut multipath yaitu propagasi radio dari pengirim ke penerima melalui banyak jalur yang LOS.
h. Mempunyai latency yang cukup besar dibandingkan dengan media transmisi kabel.
2. Pembagian jaringan wireless berdasarkan jangkauannya
Jaringan wireless berfungsi sebagai mekanisme pembawa antara peralatan atau antar peralatan dan jaringan kabel tradisional (jaringan perusahaan dan Internet). Jaringan wireless banyak jenisnya tapi biasanya digolongkan ke dalam empat jenis berdasarkan jangkauannya yaitu :
a. WPAN (Wireless Personal Area Network)
WPAN, mewakili teknologi personal area network wireless seperti Bluetooth (IEEE 802.15) dan Infrared (IR). Jaringan ini mengizinkan hubungan peralatan personal dalam suatu area berkisar 30 feet (1 feet=12 inch).
1) Bluetooth
Bluetooth merupakan teknologi yang memungkinkan dua perangkat saling terhubung tanpa menggunakan kabel dan saluran yang tidak terlihat. Cara kerja dari Bluetooth ini yaitu dengan memiliki sistem Bluetooth didalam alat komunikasi yang digunakan dan juga ada dua perangkat sebagai pengirim dan penerima data dari Bluetooth.
Kelebihan dari Bluetooth ini yaitu selain biayanya relative lebih murah, Bluetooth dapat mengirimkan data lebih cepat daripada inframerah.Bluetooth juga bisa menembus tembok sekalipun. Jadi, semisal kita mengirimkan data dari luar ruangan dengan menggunakan bluetooth, masih bisa dijangkau asalkan radiusnya tidak lebih dari 10 meter.
2) Infra merah
Inframerah menggunakan gelombang cahaya yang memiliki frekuensi yang lebih rendah daripada yang diterima oleh mata manusia. Inframerah ini digunakan pada kebanyakan sistem remote kontrol oleh televisi. Komunikasi inframerah cukup cepat dan tidak membutuhkan biaya yang relative mahal untuk berkoneksi,dan dengan inframerah , kita dapat mengetahui bahwa pesan yang kita kirim akan sampai pada orang yang diinginkan meskipun dalam satu ruangan terdapat banyak penerima inframerah.
Akan tetapi, inframeah ini memiliki kekurangan yaitu hanya bisa dilakukan searah saja, seperti contoh pada saat kita mengirim data antara komputer dengan laptop. Komunikasi dengan menggunakan media inframerah ini, tidak bisa menembus gedung, namun bisa menembus ketika melewati mika transparan.
Karakteristik:
· Tidak dapat dilihat oleh manusia
· Tidak dapat menembus materi yang tidak tembus pandang
· Dapat ditimbulkan oleh komponen yang menghasilkan panas
· Panjang gelombang pada infra merah memiliki hubungan yang berlawanan atau berbanding terbalik dengan suhu . Ketika suhu mengalami kenaikkan ,maka panjang gelombang mengalami penurunan.
Jenis – Jenis infra merah berdasarkan panjang gelombang:
· Inframerah jarak dekat dengan panjang gelombang 0.75 -1.5 µm
· Inframerah jarak menengah dengan panjang gelombang 1.50 – 10 µm
· Inframerah jarak jauh dengan panjang gelombang 10 - 100 µm
3) ZigBee
ZigBee adalah standar dari IEEE 802.15.4 untuk komunikasi data pada alat konsumen pribadi maupun untuk skala bisnis. ZigBee didesain dengan konsumsi daya yang
rendah dan bekerja untuk jaringan personal tingkat rendah. Perangkat ZigBee biasa
digunakan untuk mengendalikan sebuah alat lain maupun sebagai sebuah sensor yang
wireless. ZigBee memliki fitur dimana mampu mengatur jaringan sendiri, maupun mengatur
pertukaran data pada jaringan. Kelebihan dari ZigBee lainnya adalah membutuhkan daya
rendah, sehingga bisa digunakan sebagai alat pengatur secara wireless yang penginstalan
hanya perlu dilakukan sekali, karena hanya dengan satu baterai dapat membuat ZigBee
bertahan hingga setahun. Selain itu ZigBee juga memiliki topologi jaringan “mesh” sehingga
mampu membentuk jaringan yang lebih luas dan data yang lebih diandalkan.
Jenis Cakupan Area Peformansi Standarisasi Penggunaan WPAN
Hanya menjangkau area yang sangat dekat seperti didalam ruangan umumnya
jangkauan sekitar 30 feet Cukup, kecepatan bisa mencapai 2 MBps Bluetooth, IEEE
802.15 IrDa Bertukar data antara PDA dengan laptop, koneksi ke printer
wireless. WLAN Dalam suatu gedung, perkantoran atau lab. Kuat, kecepatan
transfer dapat mencapai 54 MBps Wi-Fi IEEE 802.11 Sama seperti jaringan kabel
lan, wlan bisa digunakan untuk bertukar data, akses aplikasi di komputer lain
dalam satu kantor. WMAN Mencangkup area dalam satu kota. Kuat Wimax 802.16
Koneksi antar gedung dalam satu kota WWAN Mencangkup area yang sangat luas,
seperti koneksi antar negara atau benua Rendah, kecepatan data hanya mencapai
170 Kbps, CDPD, cellular 2G, 3G
Karakteristik
ZigBee Beberapa karekteristik dari ZigBee adalah sebagai berikut :
- Bekerja pada Frekuensi 2,4 GHz, 868MHz dan 915MHz, dimana ketiga rentang frekuensi ini merupakan rentang frekuensi yang gratis yaitu 2,4- 2.4835 GHz, 868 – 870 MHZ, dan 902-928MHz. dan tiap lebar frekuensi tersebut dibagi menjadi 16 channel. Untuk frekuensi 2.4 GHZ digunakan hamper diseluruh dunia, sedangkan aplikasi untuk rentang frekeunsi 868MHz digunakan di daearah eropa, sedangkan 915 MHz digunakan pada daerah amerika utara, Austaralia dan lain-lain.
- Mempunyai konsumsi daya yang rendah
- Maksimum transfer rate untuk tiap data pada tiap lebar pita adalah sebagai berikut 250Kbps untuk 2.4GHz, 40 kbps untuk 915 MHz, dan 20Kbps untuk 868 MHz.
- Mempunyai Throughput yang tinggi dan dan latency yang rendah untuk duty cycle yang kecil.
- Data yang realible karena memilki hand-shaked protocol untuk data transfer.
- Mempunyai beberapa jenis topologi seperti pear to pear, mesh, dll.
b. WLAN (Wireless Local Area Network)
WLAN (Wireless Local Area
Network)atau wifi memiliki jangkauan lebih baik dibanding dengan WPAN.Saat ini
WLAN mengalami banyak peningkatan dari segi kecepatan dan luas
cakupannya.Awalnya WLAN ditujukan untuk penggunaan perangkat jaringan lokal
,namun saat ini lebih banyak digunakan untuk mengakses internet seperti dalam
satu gedung.
WLAN memiliki standar komunikasi yang diatur oleh sebuah
lembaga. Standar komunikasi data yang digunakan dalam WLAN umumnya adalah
keluarga Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE) 802.11 :
1) 802.11
Pada Tahun 1997, IEEE menciptakan standar wireless yang pertama bekerja pada frekuensi 2,4 GHz yang dinamakan 802.11. Namun standar ini hanya mendukung bandwidth jaringan maksimal 2 Mbps, telalu kecil untuk komunikasi jaringan pada saat ini. Oleh karena itu perangkat wireless dengan standar ini tidak diproduksi lagi.
2) 802.11b
IEE menciptakan standar lanjutan yang dinamakan 802.11b pada tahun 1999 mendukung bandwidth mencapai 11 Mbps. Masih bekerja pada frekuensi 2,4 GHz. Vendor perangkat elektronik pada umumnya lebih memilih menggunakan frekuensi ini dikarenakan dapat menekan biaya produksi. Seperti yang diketahui, frekuensi 2,4 GHz merupakan frekuensi radio yang tidak diatur sehingga dapat menimbulkan gangguan dari perangkat elektronik lainnya seperti microwave, televisi dan perangkat lainnya yang menggunakan frekuensi 2,4 GHz. Namun hal tersebut dapat dihindari dengan mengatur jarak antar perangkat elektronik sehingga tidak menimbulkan gangguan atau interferensi. Router yang hanya menggunakan standar 802.11b ini juga sudah tidak diproduksi lagi. Namun beberapa router baru masih mendukung standar ini. Standar ini, secara teoritis mendukung bandwidth data mencapai 11 Mbps dan jangkauan sinyal mencapai sekitar 150 kaki (+-45 Meter).
3) 802.11a
Saat standar 802.11b sedang dikembangkan, IEEE membuat ekstensi untuk standar 802.11 yang dinamakan 802.11a. Standar ini diciptakan pada saat yang bersamaan dengan standar 802.11b. Standar ini sudah mendukung bandwidth data mencapai 54 Mbps dan menggunakan frekuensi 5 GHz (semakin tinggi frekuensi maka semakin pendek jangkauan sinyal). Dikarenakan berjalan pada frekuensi yang bebeda dengan standar 802.11b, kedua teknologi ini tidak kompatible satu sama lain. Beberapa vendor menawarkan perangkat jaringan hybrid 802.11a/b. Namun perangkat tersebut hanya dapat menjalankan satu standar pada satu waktu
4) 802.11g
Standar ini diciptakan pada tahun 2002 dengan menggabungkan kelebihan masing masing standar 802.11a dan 802.11b. Standar ini mendukung bandwidth 54 Mbps dan menggunakan frekuensi 2,4 GHz yang berarti memiliki jangkauan sinyal yang luas. Perangkat dengan network adapter yang mengadopsi standar ini juga kompatibel dengan standar 802.11b begitu juga sebaliknya.
5) 802.11n
5) 802.11n
Standar 802.11n sering dikenal dengan sebutan Wireless-N diciptakan untuk memperbaiki standar 802.11g dalam hal jumlah bandwidth yang didukung dengan memanfaatkan beberapa sinyal wireless dan antena (disebut dengan teknologi MIMO, Multiple in Multiple out). IEEE meresmikan standar ini pada tahun 2009 dengan spesifikasi menyediakan bandwidth sampai 300 Mbps. Standar ini juga menawarkan jangkauan sinyal yang lebih baik dibandingkan standar wireless sebelumnya serta memiliki kompabilitas dengan perangkat yang memiliki standar 802.11b/g. Standar wireless ini beroperasi 2 frekuensi yaitu 2,4 GHz dan 5GHz
6) 802.11ac
Generasi terbaru dari standar Wifi yang populer digunakan. Memanfaatkan teknologi wireless dual band mendukung koneksi secara bersamaan pada frekuensi 2,4 GHz dan 5 GHz. Menawarkan kompabilitas dengan standar 802.11b/g/n serta mendukung bandwidth mencapai 1300Mbps pada frekuensi 5 GHz ditambah 450Mbps pada frekuensi 2,4 GHz.
c. WMAN (Wireless Metropolitan Area Network)
Teknologi ini
mengizinkan koneksi dari berbagai jaringan dalam suatu area metropolitan
seperti bangunan-bangunan yang berbeda dalam suatu kota, yang mana dapat
menjadi alternatif atau cadangan untuk memasang kabel tembaga atau fiber. contoh
: WiMAX
Merupakan teknologi akses nirkabel pita lebar (broadband
wireless access atau disingkat BWA) yang memiliki kecepatan akses yang tinggi
dengan jangkauan yang luas. WiMAX merupakan evolusi dari teknologi BWA
sebelumnya dengan fitur-fitur yang lebih menarik. Disamping kecepatan data yang
tinggi mampu diberikan, WiMAX juga merupakan teknologi dengan open standar.
Dalam arti komunikasi perangkat WiMAX diantara beberapa vendor yang berbeda
tetap dapat dilakukan (tidak proprietary). Dengan kecepatan data yang besar
(sampai 70 MBps), WiMAX dapat diaplikasikan untuk koneksi broadband „last
mile‟, ataupun backhaul. Wi-MAX masuk dalam standarisasi IEEE 802.16.
d. WWAN (Wireless Wide Area Network)
WWAN meliputi teknologi dengan daerah jangkauan yang luas
seperti selular 2G, Cellular Digital Packet Data (CDPD), Global System for
Mobile Communications (GSM).




Komentar
Posting Komentar