GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK
DAN MODULASI
Pengertian Gelombang
Elektromagnetik
Gelombang
elektromagnetik adalah gelombang
yang memancar tanpa media rambat yang membawa muatan energi listrik dan magnet
(elektromagnetik). Tidak seperti gelombang pada umumnya yang membutuhkan media
rambat, gelombang elektromagnetik tidak memerlukan media rambat (sama seperti
radiasi). Oleh karena tidak memerlukan media perambatan, gelombang
elektromagnetik sering pula disebut sebagai radiasi eletromagnetik.
Pengertian Modulasi
Modulasi dapat diartikan sebagai proses perubahan suatu gelombang periodik sehingga menjadi suatu
sinyal yang mampu membawa suatu informasi. Dengan modulasi
informasi dimasukan ke suatu gelombang pembawa yang biasanya berfrekuensi
tinggi. Jadi untuk dapat mengirimkan suatu informasi dari suatu perangkat ke
perangkat lainnya yang menggunakan Teknologi Frekuensi Radio, informasi
tersebut harus dimodulasi terlebih dahulu sebelum dipancarkan. Rangkaian yang
berfungsi sebagai Modulasi disebut dengan Modulator. Contoh perangkat atau
peralatan yang memerlukan rangkaian modulasi diantaranya seperti Pemancar
Radio, Telepon Selular (Ponsel), Pemancar Televisi dan Modem.
Jenis-jenis Modulasi
Jenis Modulasi dapat
dikelompokkan berdasarkan Sinyal informasi akan dikirimnya yaitu sinyal Analog
dan sinyal Digital. Berdasarkan jenis sinyal informasi tersebut, maka Modulasi
dapat dibagi menjadi 2 jenis yaitu Modulasi Analog dan Modulasi Digital.
1. Modulasi Analog
Pada dasarnya, Sinyal
Analog adalah sinyal data yang berbentuk gelombang kontinyu (terus-menerus).
Teknik Modulasi untuk sinyal informasi Analog dapat dibagi menjadi 3 jenis
berdasarkan parameter suatu gelombang sinus. Setiap jenis modulasi memiliki
kelemahan dan kelebihannya. Berikut ini adalah tiga jenis Modulasi Analog yang
sering digunakan dalam sistem komunikasi Radio Analog.
- Amplitude Modulation
(AM), Seperti namanya, Amplitude
Modulation (AM) atau Modulasi Amplitudo adalah salah satu teknik Modulasi
yang proses pemodulasian sinyal frekuensi rendah (sinyal informasi) pada
frekuensi tinggi dengan mengubah Amplitudo gelombang frekuensi tinggi (frekuensi
pembawa) tanpa mengubah frekuensinya. Jadi pada Modulasi Amplitudo ini,
sinyal pembawanya berubah-ubah secara proporsional terhadap Amplitudo
sinyal pemodulasi sedangkan frekuensi tetap selama proses modulasi.
- Frequency Modulation
(FM), Frequency Modulation (FM) atau
Modulasi Frekuensi adalah teknik pengiriman informasi yang berbentuk
frekuensi rendah dengan cara memodulasi frekuensi gelombang pembawa yang
berfrekuensi tinggi. Jadi pada Modulasi Frekuensi ini, sinyal informasi
akan mengubah frekuensi gelombang pembawanya sedangkan Amplitudonya tetap
selama proses modulasi.
- Phase Modulation (PM), Yang dimaksud dengan Fasa atau Phase adalah besar sudut
dari sinyal analog pada saat tertentu. Phase Modulation (PM) atau Modulasi
Fasa merupakan suatu teknik modulasi yang merepresentasikan informasi
sebagai variasi fasa (phase) dari sinyal pembawanya. Pada Modulasi Fasa
ini, sinyal informasi mengubah fasa gelombang pembawanya sedangkan
Amplitudo gelombang pembawanya tetap (tidak berubah). Teknik modulasi Fasa
ini jarang digunakan karena memerlukan perangkat penerima yang lebih
kompleks.
Berikut dibawah ini adalah bentuk gelombang
Modulasi Amplitudo (AM), Modulasi Frekuensi (FM) dan Modulasi Fasa (PM).
2. Modulasi Digital
Sama seperti sinyal analog, untuk mengirimkan
sinyal digital ini dari suatu perangkat elektronik ke perangkat elektronik
lainnya dengan menggunakan teknologi nirkabel atau Wireless (Radio Frekuensi)
juga diperlukan proses pemodulasian yang dinamakan dengan Modulasi
Digital.
Yang dimaksud
dengan Modulasi Digital adalah proses penumpangan sinyal digital ke
dalam sinyal pembawanya (Carrier Signal). Modulasi Digital pada dasarnya adalah
proses pemodifikasian sifat dan karakteristik gelombang pembawa sehingga bentuk
hasil gelombang pembawanya memiliki ciri-ciri bit (0 atau 1).
Modulasi Digital terdiri dari tiga jenis dasar
yaitu Amplitudo Shift Keying (ASK), Freqency Shift Keying (FSK)dan Phase Shift Keying (PSK). Namun seiring dengan
perkembangan teknologi saat ini, muncul teknik-teknik modulasi digital yang
merupakan kombinasi dari ketiga jenis dasar modulasi tersebut seperti APK (Amplitude Phase Keying), QAM (Quadrature Amplitude Modulation) dan lain sebagainya.
- Amplitude Shift Keying (ASK), Amplitudo Shift Keying (ASK), Adalah suatu modulasi dimana amplitudo sinyal carier akan berubah sesuai dengan logika bit-bit sinyal input. Terdapat 2 macam ASK jika dibedakan berdasarkan amplitudo sinyal output ASK pada logika bit rendah. Dalam sistem modulasi ASK, simbol biner 1 direpresentasikan dengan suatu ketinggian Amplitudo tertentu pada gelombang pembawanya. Jika sinyalnya berupa 1, maka sinyal pembawa tersebut akan dikirimkan. Jika tidak, maka sinyal 0 yang akan dikirimkan. Dengan kata lain, munculnya frekuensi gelombang pembawa tergantung pada ada atau tidaknya sinyal digital.

- Frequency Shift Keying
(FSK), Frequency Shift Keying (FSK),Adalah suatu modulasi dimana frekuensi
sinyal carrier akan berubah sesuai dengan logika bit-bit sinyal input.
Karena hanya ada 2 macam bit, maka pada FSK juga hanya 2 frekuensi yang
digunakan. Adapun amplitudo dari kedua macam frekuensi tersebut tetap.
Dalam sistem modulasi FSK (Frequency Shift Keying ), maka simbol 1 dan 0
ditransmisikan Secara berbeda antara satu sama lain dalam satu atau dua
buah sinyal sinusoidal yang berbeda besar frekuensinya.

- Phase Shift Keying (PSK), Phase Shift Keying (PSK),
Adalah suatu modulasi dimana phase sinyal carrier akan berubah sesuai
dengan logika bit-bit sinyal input. Terdapat beberapa tingkat PSK yang di
tentukan berdasarkan jumlah phasenya. Pada sistem modulasi Phase Shift
Keying (PSK), sinyal gelombang pembawa sinusoidal dengan amplitudo dan
frekuensi yang dapat digunakan untuk menyatakan sinyal biner “1” dan “0”,
tetapi untuk sinyal “0” fasa gelombang pembawa tersebut digeser 180°.

Q-PSK, Yaitu mengirimkan 1 dari
4 sinyal yang mungkin selama interval waktu tertentu dimana setiap sinyal unik
sama dengan (pasangan bit) 00,01,11,10 . Setiap bit menghasilkan 1 dari 4 fase
yang mungkin , sehingga rate keluarnya adalah setengah dari rate input. Q-PSK adalah salah satu
jenis modulasi digital & bentuk lain ac modulasi digital selubung loonstran
termodulasi sudut.
M - PSK, BPSK dan QPSK menjadi
dasar dalam menghitung jumlah simbol (represantasi lat) dalam 1Hz dan sudut
interfal antara fasa. Modulasi M-PSK dapat mempresentasikan Mbit/Hz dengan
sudut interfal dase sebesar 0
16 -QAM, Pembuatan blok-blok
diagram dari sisi pemancar maupun dari sisi penerima menggunakan pemrograman
java
CDMA (Code Division Multiple Access), Menggunakan teknologi
spread-spectrum untuk mengedarkan sinyal informasi yang melalui bandwith yang
lebar (1,25 MHz). CDMA juga merupakan sebuah bentuk pemultipleksan (bukan
sebuah skema pemodulasian) dan sebuah metode akses secara bersama yang membagi
kanal tidak berdasarkan waktu (seperti pada TDMA) atau frekuensi (seperti pada
FDMA).


Komentar
Posting Komentar