Langsung ke konten utama

Postingan

Membuat Hostpot Menggunakan Access Point D-Link

Apa itu Access Point? Access Point adalah sebuah node yang telah di konfigurasi secara khusus pada sebuah WLAN (WirelessLocal Area Network). Access Point bertindak sebagai pusat pemancar dan penerima untuk sinyal-sinyal radio WLAN. Access Point sering disebut juga base station. Fungsi Access Point Access Point berfungsi sebagai pengatur lalu lintas data, sehingga memungkinkan banyak Client dapat saling terhubung melalui jaringan (Network). Atau jika ingin diperinci lebih jelas lagi fungsi access point adalah sebagai berikut : 1. Mengatur supaya AP dapat berfungsi sebagai DHCP server 2. Mencoba fitur Wired Equivalent Privacy (WEP) dan Wi-Fi Protected Access(WPA) 3. Mengatur akses berdasarkan MAC Address device pengakses 4. Sebagai Hub/Switch yang bertindak untuk menghubungkan jaringan lokal dengan jaringan wireless/nirkabel Jenis-Jenis Access Point Access Point Indoor Access Point Oudoor Access Point Router Keuntungan Access Point Untuk sistem AP dengan melay...
Postingan terbaru

Teknologi Jaringan Nirkabel dan Penjelasan

Seperti yang kita tahu materi Teknologi Jaringan Nirkabel sudah di jelaskan pada postingan sebelumnya. Sekarang saya disini akan menjelaskan, apa itu zigbee, perbedaan WLAN dan ,WMAN, jenis-jenis antena dan radius antena yang dapat dipancarkan. WPAN (Wireless Personal Area Network)            WPAN, mewakili teknologi personal area network wireless seperti Bluetooth (IEEE 802.15) dan Infrared (IR). Jaringan ini mengizinkan hubungan peralatan personal dalam suatu area berkisar 30 feet (1 feet=12 inch). Contohnya Bluetooth, Infrared, dan Zigbee. Apa itu Zigbee?         ZigBee adalah standar dari IEEE 802.15.4 untuk komunikasi data pada alat konsumen pribadi maupun untuk skala bisnis. Perangkat ZigBee biasa digunakan untuk mengendalikan sebuah alat lain maupun sebagai sebuah sensor yang wireless . ZigBee memliki fitur dimana mampu mengatur jaringan sendiri, maupun mengatur pertukaran data pada jaringan. Kelebihan dari Zig...

Installasi dan Konfigurasi WEBMAIL pada debian 6

Langkah-Langkah : Login sebagai root Jika sudah login, konfigurasi file /etc/network/interfaces , tambahkan IP server yang akan digunakan. Setelah itu simpan hasil konfigurasi tekan tombol ctrl+x, enter, ctrl+o Setelah di simpan, restart hasil konfigurasi tadi agar tersimpan. Dengan perintah : service networking restart Cek apakah IP sudah berubah atau belum dengan perintah : ifconfig Install aplikasi DNS, yaitu Bind9 Setelah terinstall, masuk ke direktori bind. Dengan sintak cd /etc/bind . Lalu buka file db.local. Ubah localhost menjadi domain server, dan pada  @     IN     A     tambahkan IP server, dan juga  (domain)     IN     A     IP Server.  Misal mail     IN     A     192.168.24.1 Buka file db.127 , ubah menjadi seperti sebelumnya. Menjadi seperti ini : Lalu buka file named.conf.default-zones, Pada localhost yang ada di db.local ubah menjadi domain, da...